Selasa, 21 Oktober 2008

Bazar Lendir


Dolly selalu menjadi kisah menarik bagi semua orang, baik itu dipandang dari segi kenikmatannya maupun dari sisi negativnya. Tak akan habis jika kita berceritra tentang lokalisasi yang khabarnya terbesar se-asia tenggara tersebut.

Banyak kalangan yang tidak setuju akan kehadiran pelabuhan cinta sesaat tersebut. tak sedikit pula yang "mendoakan" agar Dolly terus beroperasi.

Terlepas dari pro kontra mengenai Dolly, sampai saat ini pemerintah tidak mampu menghentikan lokasi "bazar lendir" tersebut.

Kenyataanya, selain PSK Ribuan orang turut menggantungkan hidup di lokasi yang dicap pemerintah
sebagai lokasi hitam itu. Lokasi hitam atau tidak, pemerintah juga turut meraup rupiah dari tempat tersebut.

Menurut saya, Dolly merupakan lokasi abu-abu tanpa batas baik dan buruk yang jelas, dan lokalisasi Dolly memang harus ada. jika kita mengambil kisah dari nabi Adam as dengan ujian buah kuldi nya, bukankah tidak mungkin jika Dolly diibaratkan sebagai buah kuldi masa kini yang memang diciptakan sebagai ujian bagi manusia yang beriman.

1 komentar:

Manuk Merak mengatakan...

SALAM KENAL , SALAH SATU FOTO SAYA AMBIL UNTUK SAYA PAJANG DI WEBSITE SAYA ( http://www.reoggallery.co.cc/ )
SAYA TETAPI TIDAK MENGURANGI RASA HORMAT TETAP SAYA TAMPILKAN NAMA FOTOGRAFER DAN LINK BLOG SAUDARA.